Depresi Pada Wanita – Dua Kali Lebih Tinggi!

Risiko depresi pada wanita adalah dua kali lebih tinggi daripada pria. Hal ini diyakini karena wanita lebih mudah mengalami perubahan kadar hormon. Apa saja gejala depresi, dan apa penyebab depresi tersebut bisa terjadi, serta apakah ada cara untuk mengobati depresi pada wanita? Berikut adalah informasi untuk Anda.

Depresi Pada Wanita

Depresi Pada Wanita

Gejala Depresi pada Wanita

Para wanita yang menunjukkan gejala-gejala berikut ini biasanya sedang menderita depresi.

  • Sering tiba-tiba menangis;
  • Mengalami perubahan mood yang cepat;
  • Sering mengungkapkan keinginan untuk mengakhiri hidup;
  • Merasa tidak berguna;
  • Perubahan nafsu makan, kadang kehilangan nafsu makan, dan terkadang makan terlalu banyak;
  • Tidak bersemangat dalam menjalani hidup;
  • Sulit berkonsentrasi terutama ketika harus memutuskan sesuatu;
  • Mudah tersinggung dan menjadi sensitif terhadap penolakan pribadi;
  • Mulai mengalami insomnia;
  • Selalu kelihatan resah.

Bila Anda atau kerabat Anda sedang mengalami gejala-gejala di atas, sebaiknya segera melakukan konseling dengan dokter ahli sebelum depresi mengacaukan hidup Anda.

Penyebab Depresi pada Wanita

Ada beberapa penyebab seseorang mengalami depresi, antara lain:

  • Stres yang berkepanjangan tanpa solusi;
  • Masalah pribadi dalam keluarga;
  • Trauma pada masa kecil;
  • Penggunaan obat-obatan tertentu, seperti obat kemoterapi, pil kontrasepsi, obat penenang, obat anti tekanan darah tinggi, obat antiparkison, obat-obatan diuretic, ataupun penggunaan steroid;
  • Gaya hidup yang buruk;
  • Pola pikir yang seringkali negatif;
  • Seorang yang perfeksionis;
  • Seorang yang sering merasa minder di lingkungan sosial;
  • Seseorang yang memiliki sifat self focused atau lebih suka memusatkan perhatian pada dirinya sendiri;
  • Kehilangan dukungan sosial dari orang-orang di lingkungan sekitarnya.

Depresi harus segera diatasi, karena depresi yang berkepanjangan bisa menaikkan risiko penyakit jantung pada wanita, terutama wanita dengan obesitas dan diabetes.

berita depresi pada wanita

berita depresi pada wanita

Pengobatan Depresi pada Wanita

Depresi sangat bisa diobati, baik melalui terapi obat (dengan penggunaan obat-obatan jenis antidepresan, anticemas, mood stabilizer, antiinsomnia), terapi non obat (dengan memperbanyak konsumsi karbohidrat, perbaikan pola tidur, latihan relaksasi, terapi kognitif), dan juga melalui kombinasi keduanya. Ketika dalam masa pengobatan, penderita sebaiknya memiliki dorongan dari dalam diri sendiri untuk sembuh dengan rajin berolahraga dan menyibukkan diri dengan melakukan hal-hal yang disenangi. Orang-orang di lingkungan sosialnya pun sebaiknya memberikan dukungan.

Dan dalam menjalani terapi obat, sebaiknya terlebih dulu berkonsultasi dengan dokter ahli. Ini adalah penting karena untuk menghindari terjadinya overdosis yang justru akan membahayakan.

Demikianlah bahayanya depresi pada wanita. Depresi yang ringan mungkin sangat mduah untuk diobati, namun depresi yang diabaikan dan berlarut-larut akan sangat membahayakan tidak hanya diri si penderita, tetapi juga orang-orang yang ada di sekitarnya.

Depresi Pada Wanita – Dua Kali Lebih Tinggi! | sary | 4.5